
Hobby

GO INTERNATIONAL
Hotel Kenanga Indah, kemarin di gegerkan atas penemuan mayat remaja putrid bernama Tri Wulandari (16) siswa kelas IX sebuah SMP Negeri di Kabupaten Semarang. Korban tewas di dalam kamar 4c Hotel Kenanga Indah, Dusun Legoksari RT 03/RW 03 Desa Duren, Bandungan, Kabupaten Semarang
Jasad gadis manis warga Dusun Krasak RT 02/RW 01, Boto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang ini pertama ditemukan sekitar pukul 17.30 oleh petugas hotel Giyanto (56), warga Sidomulyo, Banaran, Sragen.
Saat ditemukan, korban dalam posisi telentang di atas tempat tidur dengan leher terjerat syal hitam bermotif garis merah muda. Pelaku kabur meinggalkan korban dengan mengenderai motor Yamaha Mio warna putih nopol H-2411-NC milik korban.
Menurut keterangan Giyanto, sebelum kejadian, pelaku bersama korban datang mengendarai motor Yamaha Mio putih masuk hotel pukul 14.30. Kemudian pasangan sejoli itu masuk ke kamar 4c, dan Giyanto memberi dua gelas air minum layaknya tamu hotel lainnya.
Usai melayani, Giyanto kembali menunggu di resepsionis. Namun Giyanto sempat mencurigai pelaku setelah ia melihat pergi tergesa-gesa keluar dari kamar, dia sempat mencegah pria berciri rambut pendek, berbadan gemuk, dan bertato tersebut sebelum pergi menuju arah Bandungan.
Pelaku mengelak
“Saat saya minta identitasnya, pelaku mengelak dengan alasan hanya sebentar di dalam kamar. Dia tampak tergesa-gesa saat keluar kamar menuju Bandungan,” kata Giyanto kepada petugas polisi.
Kecurigaan Giyanto pun terbukti, dia bersama Kardali sesama petugas hotel, kemudian berusaha masuk ke dalam kamar guna mengecek keadaan kamar sesaat setelah pelaku pergi. Mereka mendapati korban sudah tidak bernyawa terlentang di atas kasur.
“Kami masuk karena pintu tidak dikunci, dan mendapati korban sudah tidak bergerak di atas kasur,” ungkapnya.
Aparat Polsek Bandungan dan Polres Semarang yang mendapat laporan dari pihak hotel langsung melakukan pemeriksaan di TKP. Dari olah TKP yang dilakukan, Polisi hanya mendapati jasad korban yang masih mengenakan pakaian lengkap, simcard, dan jam tangan.
Temukan Identitas
Kapolres Semarang AKBP IB Putra Narendra melalui Kasat Reskrim AKP Agus Puryadi mengatakan, berbekal nomor polisi motor Yamaha Mio yang dibawa kabur pelaku, pihaknya kemudian melakukan pelacakan dan berhasil menemukan identitas serta alamat korban.
Usai olah TKP kemudian petugas membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk keperluan pemeriksaan.
“Setelah melacak H-2411-NC, kami mendapati nama Umiyati, warga Dusun Krasak RT 02/RW 01, Boto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang,” katanya.
Sesuai keterangan dari tetangga Umiyati yang dihubungi Polisi, ibu korban sedang mencari keberadaan anak perempuannya yang belum pulang. Setelah dicocokkan, lanjut Kasat, pihaknya kemudian berhasil mengungkap identitas jasad yang belakangan diketahui bernama Tri Wulandari.
Jenazah sudah teridentifikasi, keluarga yang datang menjemput ke rumah sakit langsung membawa jenazah untuk dimakamkan di pemakaman desa setempat. Kasus ini masih dalam pengembangan Polisi, anggota masih memburu pelaku yang kabur menggunakan Mio putih H-2411-NC,” ujarnya.**FK